Diskusi Bulanan & Buka Puasa Bersama GWL dan Stake Holder Gessang Surakarta

Pada sabtu 4 September 2010 Yayasan Gessang mengadakan pertemuan bulanan yang diikuti oleh 25 orang yang terdiri dari seluruh staff, PE, Relawan dan mengundang stake holder (KPA Kota Surakarta, Dinkes, Klinik IMS, Klinik VCT dan LSM peduli AIDS se Surakarta).

Acara dimulai pukul 16 : 00 dibuka oleh DR Agyo Demartoto selaku pembina Yayasan Gessang yang menyampaikan ucapan selamat datang serta menyampaikan maksud dan tujuan pertemuan.
Dilanjutkan oleh Yuwono Dedy selaku Petugas Lapangan yang mempresentasikan tentang bentuk kerjasama antara Yayasan GESSANG dengan AFAO (Australian Federation of AIDS Organisation) yang sekaligus sosialisasi secara formal kepada stake holder yang sebelumnya sosialisasi baru dilakukan secara non formal.

Selanjutnya dilakukan diskusi yang dipimpin oleh Slamet Raharjo selaku Program Manajer kerjasama Gessang dengan AFAO.

dari hasil diskusi:
Pihak KPA Kota Surakarta  yang diwakili oleh Sekretris yaitu Bapak YOS menyampaikan dukungannya dan akan terus membantu Gessang dalam menjalankan programnya terutama dalam penyediaan kondom dan pelicin, disampaikan pula oleh pak Yos “bahwa kondom dan pelicin di KPA sangat cukup”. serta KPAK akan memfasilitasi apabila Gessang ingin mengadakan kegiatan-kegiatan.

Kilik IMS Manahan menyampaikan perkembangan layanannya yang terus bekerja serta tetap menggandeng Gessang sebagai mitra,  “Terimakasih teman-teman masih percaya dan tetap mengunjungi klinik kami”  kata Ibu Madikem dari klink IMS Manahan

Klinik VCT menyampaikan terimaksihnya kepada Gessang atas diaksesnya layanan PTRM oleh komunitas GWL, “ternyata di Surakarta teman-teman GWL selain beresiko terhadap HIV melalui transmisi seks, GWL juga beresiko tertular lewat penularan melalui jarum suntik, karena yang memanfaatkan  layanan klinik  methadone sebagian juga adalah gay dan waria. pihak klinik VCT dan PTRM meminta  kepada Gessang tetap mensosialisasikan klinik PTRM kepada komunitas GWL.

Staff (Petugas Lapangan), PE dan relawan Gessang telah menyampaikan keberhasilan-keberhasiln di lapangan serta kendala-kendalanya dalam pertemuan ini, yang terutama adalah gangguan dari gerombolan ormas-ormas agama yang sering membubarkan teman-teman GWL di lokasi ngumpul serta melakukan tindakan kekerasan atau perampasan barang baik berupa dompet dan juga HP.
Hal ini ditanggapi oleh  Danang Batak Susanto dan Putut Hermawan  selaku Petugas Lapangan Gessang, “apabila ada tindakan kekerasan , silahkan teman-teman menyampaiakan permasalah ini ke Gessang apabila teman-teman ingin melaporkan pelakuknya, jangan lupa membawa bukti-bukti berupa catatan kejadian dan foto dari pelaku atau foto motor para pelaku, seperti yang pernah kita sampaikan sebelumnya bagaimana cara mendapatkan bukti dan saksi pada satu kejadian. ini penting….
Jika teman-teman menginginkan kita  akan melaporkan kepada yang berwajib.
ditambahkan oleh Slamet:
Sekarang Gessang telah menjalin hubungan dengan LBH dan Komnas HAM dalam membantu GWL di Surakarta apabila ada yang mengalami tindakan kekerasan atau yang berkaitan dengan hukum.

Semua Hal tersebut diatas yang telah disampikan menjadi masukan dan sebagai bahan evaluasi bagi Gessang untuk menyusun strategi yang lebih baik pada bulan berikutnya.

Acara diskusi selesai pukul 17 :30 dilanjutkan buka puasa bersama yang dihadiri oleh sekitar 200 GWL se Karesidenan Surakarta ( Solo, Sragen, Boyolali, Karanganyar, Klaten, Sukoharjo, Wonogiri,S alatiga dan Purwodadi).

Demikian laporan kegiatan dari Gessang,

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *